Masakan Khas Daerah Banggai yang Bikin Ketagihan

By | 2017-05-30

Berbicara mengenai kuliner, kita tidak terlepas dari Masakan Khas Daerah yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia karena terdiri dari berbagai suku yang tersebar di seluruh nusantara. Demikian halnya dengan Banggai, daerah ini juga memiliki masakan khas unik dan tentunya membuat ketagihan.

Daerah Banggai yang kami maksud disini adalah Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Banggai Kepulauan karena kedua kabupaten tersebut memiliki latar sejarah yang sama demikian pula dengan masakan tradisional yang ada di dua daerah tersebut.

Adapun masakan khas daerah yang menjadi ciri khas kedua daerah tersebut adalah sebagai berikut:

Kanjoli

Kanjoli merupakan sejenis kue dengan bahan baku ubi kayu dan sedikit ikan. Ubi kayu diparut dan diperas untuk dikeluarkan airnya. Hasil parutan tersebut dicampur sedikit santan kemudian dibentuk bulatan kecil (diameter ±5 cm) agak lonjong. Dalam bulatan tersebut diisi dengan sambal ikan yang dibuat agak kering kemudian bulatan tersebut di goreng. Gurih, renyah merupakan ciri khas rasa yang membuat orang ketagihan, apalagi jika di sandingkan dengan sambal dan disajikan ketika masih hangat.

Pada tahun 2014, Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Laut mencatatkan diri di MURI untuk pembuatan kanjoli terbanyak yaitu sebanyak 20.000 biji. Kegiatan ini dilaksanakan dalam peringatan HUT Kabupaten Banggai Laut yang pertama tanggal 22 April 2014.

Kanjoli Makanan khas daerah banggai

Kanjoli Masakan khas daerah banggai

Payot

Jenis masakan yang satu ini juga merupakan masakan khas daerah Banggai dan tentunya menggunakan bahan lokal yang ada di Banggai juga. Bahan baku payot bermacam-macam, ada yang terbuat dari ubi kayu, keladi dan ubi banggai. Sama halnya dengan kanjoli, bahan baku payot terlebih dahulu di parut dan dibuang diperas untuk dibuang airnya. Kemudian dicampur sedikit santan, dibungkus pakai daun (ada yang menggunakan daun pisang, namun lebih umum ada yang menggunakan daun khusus yang oleh masyarakat setempat menyebutnya daun payot). Hasil yang telah dibungkus tersebut dimasak pakai santan kelapa hingga matang.

Untuk memberikan rasa tambahan, ada sebagian orang yang suka mencampur hasil parutan dengan gula merah untuk memberikan rasa manis, namun ini tergantung selera masing-masing.

Zaman dahulu, masakan ini sering disajikan ketika ada acara-acara keluarga atau ketika kerja gotong-royong mengolah lahan kebun atau sejenisnya. Biasanya masakan ini disajikan dengan ikan kuah asam, ikan pindang atau dabu-dabu.

Payot Masakan Khas Daerah Banggai

Payot Masakan Khas Daerah Banggai

 

Salanggar Ndeke

Ndeke adalah bahasa daerah banggai dari Keladi. Salanggar merupakan sebutan bagi umbi-umbian atau pisang yang direbus menggunakan santan kelapa. Mungkin ini bukan lagi hal baru bagi beberapa daerah dengan penamaan yang berbeda, namun lain halnya dengan kreasi daerah Banggai yang satu ini.

Dari kedua kata diatas maka dapat diketahui bahwa Salanggar Ndeke merupakan hasil olahan dari keladi yang direbus menggunakan santan kelapa. Namun, Salanggar Ndeke yang dimaksud disini bukan sekedar merebus keladi melainkan ada variasi lain yang menjadikannya unik dan nikmat.

Tidak semua jenis keladi dapat digunakan untuk membuat salanggar ndeke. Keladi yang digunakan dipilih yang bentuknya agak bulat atau lonjong, karena keladi jenis ini memiliki rasa yang berbeda dibandingkan dengan yang panjang dan besar. Tekstur seratnya padat serta memiliki rasa yang berbeda.

Keladi yang telah dipilih di kupas dan di belah menjadi dua bagian. Pada sisi dalamnya di lubangi menggunakan sendok atau alat lainnya hingga sisi dalam keladi tersebut membentuk cekungan yang dapat dijadikan tempat untuk menampung bahan lain didalamnya.

Setelah itu, bagian cekungan tersebut diisi dengan ikan yang sudah diberi rempah. Sebagian orang mengisinya dengan hasil sisa kerukan keladi yang telah dihaluskan dan dicampur dengan santan dan garam secukupnya.

Masing-masing pasangan belahan keladi yang telah diberi isi tersebut di tutup kembali dan di rebus menggunakan santan kelapa serta diberi garam secukupnya.

Hidangan ini cocok dengan jenis lauk apa saja, rasa nikmatnya dapat menyesuaikan dengan masakan lainnya.

Demikianlah informasi yang dapat kami bagikan semoga dapat bermanfaat. Bagi anda yang memiliki masakan khas daerah dan ingin mempublikasikan di blog ini silakan menghubungi admin.

4 thoughts on “Masakan Khas Daerah Banggai yang Bikin Ketagihan

  1. Asrin Sigani

    Lestarikan budaya Banggai yang kita cintai ini. Semoga kedepannya bisa bersaing dengan daerah2 lain. Aminnn

    Reply
    1. Admin Banggawi

      Setuju sekali Pak Asrin Sigani. Banggai memiliki kekayaan alam dan budaya yang bisa bersaing, tinggal bagaimana pengelolaannya. Bagi teman-teman dari Banggai yang mempunyai ulasan tentang kekayaan alam, sejarah banggai atau tulisan lainnya dan ingin dimuat di blog ini, silakan menghubungi admin untuk dimuat tulisannya sehingga Banggai lebih dikenal, baik nasional maupun internasional.

      Reply
  2. Sudarto

    mantap sukses dan jayalah selalu untuk kab.Banggai Laut Tercinta…!

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *