Permandian Mata Air Luk Panenteng Banggai Kepualauan

By | 2017-06-24

Sebagaimana yang telah kami infokan sebelumnya bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki bayak tempat wisata yang indah. Khususnya wisata pantai, namun kali ini kami akan membagikan sedikit informasi yang mungkin belum banyak diketahui seputar destinasi wisata yang ada di daerah kepulauan ini. Tempat yang kami maksud adalah Permandian Mata Air Luk Panenteng. Tempat permandian ini terbilang unik dan menarik. Selain airnya yang jernih, mata air ini masih menampilkan suasana alami masih terpelihara sampai saat ini.

Permandian Mata Air Luk Panenteng

Permandian Mata Air Luk Panenteng Kabupaten Banggai Kepulauan

Karena airnya yang jernih sehingga tempat ini sering disebut sebagai Labuan Cermin dari Sulawesi Tengah. Oleh karena kejernihannya, ketika perahu terapung di atas air seperti melayang. Dasar air terlihat tampak jelas walaupun di kedalaman. Di sekeliling terdapat bebatuan besar yang menyokong tebing di sekitarnya. Terdapat pula pepohonan yang turut menyejukkan lingkungan sekitar mata air.

Sungguh disayangkan karena destinasi wisata ini belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah sehubungan dengan fasilitas yang menunjang bagi para wisatawan. Harapan kami semoga kedepan dapat disediakan fasilitas sehingga dapat menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun nasional.

Letak Geografis dan Tips Berwisata ke Permandian Mata Air Luk Panenteng

Sebelum menuju ke wilayah permandian, sebaiknya kita ketahui dulu letak geografis Luk Panenteng. Luk Panenteng merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan. Waktu tempuh dari Ibu Kota Kabupaten Banggai Kepulauan (Salakan) kurang lebih 2 jam.

Sebagai tambahan informasi, kami sarankan kepada para wisatawan atau pengunjung yang berasal dari daerah lain sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Bawalah bekal sesuai kebutuhan karena belum terdapat fasilitas atau sarana penjualan makanan.
  2. Bertanya kepada penduduk desa Luk Panenteng tentang tempat permandian tersebut agar dapat diberi petunjuk atau meminta bantuan untuk ditemani. Masyarakatnya pun sangat ramah.
  3. Khusus di Desa Luk Panenteng tidak terdapat penginapan, jadi jika ingin bermalam maka silakan membawa peralatan kamping atau balik ke Salakan dengan waktu perjalanan ±2 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *